Survei pasangan AMIN selalu diposisi buncit, Presiden PKS sebut bukan hasil akhir
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Saikhu, secara tegas menyebut hasil survei pasangan AMIN yang selalu diposisi buncit justru menjadi motivasi untuk introspeksi, karena survei kata dia bukan hasil akhir.
Elshinta.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Saikhu, secara tegas menyebut hasil survei pasangan AMIN yang selalu diposisi buncit justru menjadi motivasi untuk introspeksi, karena survei kata dia bukan hasil akhir.
Ia juga menyinggung berkaca pada kemenangan Anies Baswedan saat menjadi Gubernur DKi, saat itu survei Anies selalu diposisi bontot namun realitanya Anies menang dan menjadi Gubernur DKI Jakarta.
"Bagi kita jadikan untuk berintrospeksi diri, dan berkaca diri jadi bukan hasil akhir, itu pengalaman kami mengusung Anies di DKI Jakarta itu surveinya paling buncit dan boncos tetapi dalam proses perjalanan tumbuh kepercayaan masyarakat terhadap Anies," kata Ahmad Saikhu saat melakukan kunjungan ke DPD PKS Kabupaten Majalengka, Minggu (12/11).
Berkaca dari itu, kata dia jelang Pilpres 2024 juga banyak masyarakat yang ingin memberi dukungan serta support untuk pasangan AMIN meskipun tidak tertangkap survei.
"Dan kita menangkap hal seperti itu terjadi pada Pilpres 2024 ini, banyak elemen masyarakat yang ingin memberikan dukungan dan support terhadap pasangan AMIN meski belum tertangkap survei, tapi mudah-mudahan itu seiring berjalannya waktu, survei ini bisa menangkap harapan masyarakat yang lebih realistis sehingga betul-betul (hasil survei) akan meningkat dari waktu ke waktu dan akhirnya menang pada pilpres 2024," tandas Ahmad Saikhu optimis.
Sementara menyinggung Kapten Timnas AMIN yang hingga kini belum diumumkan, Ahmad Syaikhu mengatakan tidak ingin mendahului Capres yang diusungnya, untuk mengungkap ciri-ciri sosok yang akan menjadi kapten Timnas AMIN.
"Saya tidak ingin mendahului Bacapres. Silahkan nanti akan disampaikan langsung oleh beliau. Saya udah komunikasi dengan beliau," kata Ahmad Syaikhu," katanya.
Presiden PKS juga mengatakan terkait peta politik PKS untuk pemenangan Anies-Muhaimin, Ahmad Syaikhu mengaku pihaknya sudah memetakannya. Jawa Barat, kata dia, ditargetkan menjadi lumbung suara pasangan Anies-Muhaimin.
"Pasangan AMIN lumbung suaranya di Jabar. Itu sejalan dengan kemenangan PKS di Jabar," ucap dia seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Enok Carsinah, Senin (13/11).
PKS menargetkan 80 persen suara di Jawa Barat bisa diambil oleh pasangan AMIN. Menurut Ahmad Syaikhu, pihaknya akan bekerja keras untuk mencapai target tersebut.
"Kalau bisa mencapai 80 persen, sehingga insyaallah bisa lebih kokoh dan bisa mengantarkan kepada kemenangan," ujar dia.
"Caranya kita terus konsolidasi dan kita meminta agar kader-kader terus bergerak untuk mensosialisasikan PKS dan pasangan AMIN," sambungnya.
Disinggung optimisme PKS pasangan AMIN bisa menang satu putaran, PKS hanya bisa berikhtiar. Namun menurut Ahmad Syaikhu, hal itu bukan suatu yang mustahil.
"Kita ikhtiar, berat juga untuk satu putaran. Tapi bukan sesuatu yang mustahil karena itu kita berusaha bekerja seoptimal mungkin," kata dia.